SUNGAI
Sungai didefinisikan sebagai saluran di permukaan bumi yang terbentuk secara alamiah yang melalui saluran itu air dari darat menglir ke laut. Sungai adalah air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan menuju dan bermuara di laut, danau, atau sungai yang lebih besar. Aliran sungai merupakan aliran yang bersumber dari limpasan yaitu limpasan yang berasal dari hujan, gletser, limpasan dari anak-anak sungai, dan limpasan dari air tanah.
B. Kegunaan Sungai
Berikut ini adalah kegunaan / manfaat perairan darat bagi manusia yang ada di sekitarnya :
1. Sumber energi pembangkit listrik 2. Sebagai sarana transportasi
3. Tempat rekreasi atau hobi 4. Tempat budidaya ikan, udang, kepiting, dll
5. Sumber air minum makhluk hidup 6. Bahan baku industri
7. Sumber air pertanian, peternakan dan perikanan 8. Sebagai tempat olahraga
9. Untuk mandi dan cuci 10. Tempat pembuangan limbah ramah lingkungan
11. Tempat riset penelitian dan eksplorasi 12. Bahan balajar siswa sekolah dan mahasiswa
Berikut ini adalah kegunaan / manfaat perairan darat bagi manusia yang ada di sekitarnya :
1. Sumber energi pembangkit listrik 2. Sebagai sarana transportasi
3. Tempat rekreasi atau hobi 4. Tempat budidaya ikan, udang, kepiting, dll
5. Sumber air minum makhluk hidup 6. Bahan baku industri
7. Sumber air pertanian, peternakan dan perikanan 8. Sebagai tempat olahraga
9. Untuk mandi dan cuci 10. Tempat pembuangan limbah ramah lingkungan
11. Tempat riset penelitian dan eksplorasi 12. Bahan balajar siswa sekolah dan mahasiswa
SUNGAI BERDASARKAN SUMBER AIRNYA
a) Sungai yang Bersumber dari Mata Air :Sungai semacam ini biasanya terdapat di daerah yang mempunyai curah hujan sepanjang tahun dan alirannya tertutup vegetasi.
b) Sungai yang Bersumber dari Air Hujan: Sungai hujan yaitu sungai yang airnya bersumber dari air hujan. Sungai di Indonesia pada umumnya termasuk sungai jenis ini, sebab wilayah Indonesia beriklim tropis dan banyak turun hujan.
c) Sungai Gletser : yaitu sungai yang sumber airnya berasal dari pencairan
es. Sungai jenis ini biasanya hanya terdapat di daerah dengan ketinggian di atas 5.000 m dari permukaan laut.
d) Sungai Campuran :yaitu sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan dan pencairan es. Contoh sungai campuran di Indonesia adala Sungai Memberamo dan Sungai Digul di Papua.
Berdasarkan debit airnya, sungai dibedakan menjadi sungai permanen dan sungai periodik.
a) Sungai permanen, yaitu sungai yang debit airnya tetap sepanjang tahun. Contohnya sungai-sungai di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
b) Sungai periodik, yaitu sungai yang debit airnya tidak tetap sepanjang tahun. Pada saat musim kemarau datang, alirannya semakin kecil atau bahkan menjadi kering. Contohnya sungai-sungai di Jawa dan Nusa Tenggara.
a) Sungai permanen, yaitu sungai yang debit airnya tetap sepanjang tahun. Contohnya sungai-sungai di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
b) Sungai periodik, yaitu sungai yang debit airnya tidak tetap sepanjang tahun. Pada saat musim kemarau datang, alirannya semakin kecil atau bahkan menjadi kering. Contohnya sungai-sungai di Jawa dan Nusa Tenggara.
3. Sungai intermittent atau sungai episodik - yaitu sungai yang pada musim kemarau airnya kering dan pada musim hujan airnya banyak. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Kalada di pulau Sumba.
4. Sungai ephemeral - yaitu sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.
4. Sungai ephemeral - yaitu sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.
B. Berdasarkan Pola Alirannya
Berdasarkan pola alirannya, sungai dapat dibagi menjadi tiga bagian yakni:
Berdasarkan pola alirannya, sungai dapat dibagi menjadi tiga bagian yakni:
a) Pola Aliran Radial
Aliran sungai radial itu mirip menjari (telapak tangan dan jari). Aliran ini ada dua macam yakni radial sentrifugal dan radial sentripetal. Nah untuk lebih jelasnya, lihat aja gambar di bawah ini.
Gambar: Aliran sungai a) radial sentrifugal, b) radial sentripetal. Garis merah menunjukan arah aliran air (Sumber: Dokumen siswapedia)
b) Pola Aliran Dendritis
Pola dendritis, ciri-cirinya adalah bahwa anak-anak sungainya bermuara pada sungai induk secara tidak teratur yaitu membentuk sudut yang berlainan besarnya dan tidak tentu besarnya. Pola ini terdapat di daerah yang menunjukkan tidak adanya pengaruh struktur. Pola ini sering terdapat pada batuan horizontal (mendatar).
Garis merah menunjukan arah aliran anak sungai menuju induk sungai. Induk sungai pada gambar disamping ditunjukkan oleh garis-garis warna biru yang lebih tebal. Sedangkan anak sungai ditunjukkan oleh garis tipis berwarna biru.
c) Pola Aliran Trellis
Pola aliran trellis, yaitu sungai yang memperlihatkan letak yang paralel. Anak-anak sungainya bergabung secara tegak pada sungai yang paralel (sejajar) tadi. Pola ini terjadi di daerah dengan struktur lipatan.
d) Pola Aliran Rektanguler
Pola aliran sungai ini saling membentuk sudut siku, pada daerah patahan atau pada batuan yang tingkat kekerasannya berbeda. Ciri cirinya adalah sungai induk dengan anakanak sungainya membelok dengan membentuk sudut 90°. Pola aliran ini terdapat di daerah patahan.
e) Pola Aliran Anular
Pola aliran ini merupakan pola aliran yang semula merupakan aliran radial sentrifugal, selanjutnya muncul sungai subsekuen yang sejajar, sungai obsekuen, dan resekuen. Pola aliran ini terdapat di daerah dome stadium dewasa
Usaha dan Cara Menjaga Kelestarian Sungai
1. Melestarikan Hutan di Hulu Sungai
2. Tidak Buang Air di Sungai atau Kali
3. Tidak Membuang Sampah Ke Sungai.
4. Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga dan Industri
1. Sungai Nil berada di Afrika memiliki panjang 6650 kilometer2. Tidak Buang Air di Sungai atau Kali
3. Tidak Membuang Sampah Ke Sungai.
4. Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga dan Industri
contoh sungai :
Sungai Nil (bahasa Arab: النيل an-nīl atau bahasa Mesir/Koptik iteru ), di Afrika, adalah satu dari dua sungai terpanjang di Bumi. Sungai Nil mengalir sepanjang 6.650 km atau 4.132 mil dan membelah tak kurang dari sembilan negara yaitu : Ethiopia, Zaire, Kenya, Uganda, Tanzania, Rwanda, Burundi, Sudan dan tentu saja Mesir. Karena sungai Nil mempunyai sama artinya dalan sejarah bangsa Mesir (terutama Mesir kuno) maka sungai Nil identik dengan Mesir. Sungai Nil mempunyai perangan sangat penting dalam peradaban, kehidupan dan sejarah bangsa Mesir sejak ribuan tahun yang lalu. Salah satu sumbangan dari sungai Nil adalah kemampuannya dalam menghasilkan tanah subur sebagai hasil sedimentasi di sepanjang daerah aliran sungainya. Dengan adanya tanah subur ini menjadikan penduduk Mesir mengembangkan pertaniannya dan peradaban Mesir berkembang sejak ribuan tahun yang lalu.
Sungai Yangtze / Chang Jiang berada di Negara China memiliki panjang 6300 kilometer
Sungai Panjang atau Sungai Yangtze (Hanzi: 長江, hanyu pinyin: Changjiang, bahasa Inggris: Long River, Yangtze River) adalah sungai terpanjang di Cina dan di Asia. Di dunia, Sungai Panjang adalah sungai ketiga terpanjang. Sungai ini menjadi batas selatan kebudayaan kuno Cina yang berada di antara Sungai Kuning di utara dan Sungai Panjang di selatan.
Sungai ini dikenal sebagai Sungai Yangtze (hanyu pinyin: Yangzi) karena adanya salah pengertian dari para misionaris pada awalnya. Sungai Yangtze (Hanzi: 楊子江) hanya merujuk kepada bagian hilir Sungai Panjang, namun karena ini yang pertama didengar oleh orang Barat, maka digunakanlah Sungai Yangtze untuk mewakili seluruh Sungai Panjang
















